Home » Profile » Heru Kesawamurti

Heru Kesawamurti

, - 785 Views

Profile

Heru Kesawamurti Filmography and Profile. Check out Heru Kesawamurti biography, photo gallery, pictures, interviews, pics at Film Bor!

Biography not available.

Heru Kesawamurti lahir pada tanggal 9 Agustus 1957 di Yogyakarta, Indonesia. Nama lengkapnya adalah RM Adrianus Heru Kesawa Murti. Ia adalah anak dari seorang pemain ketoprak dan penulis naskah drama Handung Kussudyarsana. Ayahnya adalah kakak dari Bagong Kussudiarja yang merupakan ayah kandung Butet Kartaredjasa. Ia menempuh pendidikan tingginya di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta dan Fakultas Filsafat UGM, tetapi keduanya tidak ada yang diselesaikan. Sejak duduk di bangku SMP Heru sudah mencintai dunia sastra. Naskah dramanya pernah disiarkan di TVRI dengan judul Orang-Orang Terakhir (1980).

Teater Gandrik adalah kelompok teater yang digagasnya bersama Butet Kartaredjasa. Teater Gandrik didirikan pada tahun 1983. Melalui teater Gandrik, karya-karyanya sering dipentaskan.  Ia dinobatkan oleh Pemda Yogya sebagai peraih anugerah penghargaan seni. Selain aktif membuat karyanya, ia juga sering manjadi juri dalam berbagai festival teater. Meskipun kuliahnya tidak tamat, Heru sempat menjadi dosen di universitas di Yogyakarta. Ia juga dikenal sebagai redaktor dalam majalah pariwisata di Yogyakarta yaitu exploring Jogja.

Heru menikahi seirang wanita yang bernama Muji Rahayu, yang berbeda agama dengannya. Mereka dikaruniai seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan yaitu Aditya Kameswara dan Surnia Sri Isyana. Ayah dua anak ini muncul di layar kaca televisi sejak membintangi sinetron seri Bahasa Jawa bertajuk Mbangun Desa (1988-2008) yang juga merupakan salah satu judul karyanya. Dalam sinetron tersebut ia berperan sebagai Pak Bina.

Karya-karya tulisannya yang terkenal antara lain adalah Kucing, Mutiara Putih Hati Pena Tajam, Surat untuk Wakil Rakyat, mBangun Desa, Malioboro, Juragan Abiyasa, Orde Tabung, Buruk Mua Cermin Dijual, Departemen Borok, Parawira Panten dan lain-lain. Pada tanggal 1 Agustus 2011 Heru telah menghembuskan nafas terakhirnya karena penyakit jantung koroner yang sudah lama ia derita. Almarhum dimakamkan di kampung halamannya, Bantul Yogyakarta. Meskipun jasadnya sudah meninggal tetapi karya-karyanya masih tetap hidup dan akan selalu dikenang oleh penikmat seni di tanah air.

Artist (1 Movie)

Aug 3, 2015 (ID: 24593) By Dewanti

Comments are closed.