Home » Profile » HIM Damsyik

HIM Damsyik

, - 1.406 Views

Profile

HIM Damsyik Filmography and Profile. Check out HIM Damsyik biography, photo gallery, pictures, interviews, pics at Film Bor!

HIM DAMSYIK lahir pada tanggal 14 Maret 1929 di Lampung, Indonesia. Nama lahirnya adalah Incik Muhammad Damsyik. Orang tuanya berdarah Minangkabau. Ayahnya adalah kepala pegawai di salah satu perusahaan pelayaran milik Belanda. Sejak kecil, ia senang menari dan menyanyi di setiap perayaan di daerahnya. Pada saat kuliah di Jakarta, ia mulai mengembangkan bakatnya. Damsyik juga pernah menjadi anggota  organisasi Ikatan Mahasiswa Djakarta (Imada).

Kepercayaan diri Damsyik semakin meningkat ketika ia terpilih menjadi pemenang dalam Lomba Dansa Ballroom yang selenggarakan di Jakarta. Damsyik kemudian memutuskan untuk berkonsentrasi pada dunia dansa secara profesional selama 4 tahun di Sekolah Rellum Dancing, Belanda dan juga menjadi instruktur dansa yang meraih ijazah dansa internasional. Damsyik juga pernah meraih juara kedua dalam lomba dansa di Bangkok. Pada tahun 1950-an, Damsyik mulai dikenal sebagai guru tari Amerika Latin dan tarian jenis ball room.

Aktor dengan tinggi badan 180 cm ini mulai mengawali kariernya saat bermain dalam film Bertamasya (1959). Damsyik kemudian menekuni dunia akting dengan berperan dalam beberapa film diantaranya Langkah-Langkah Di Persimpangan (1965) dan Djampang Menjtari Naga Hitam (1968). Namun ia sempat vakum dari dunia peran dan mulai bermain kembali pada tahun 1981 dengan membintangi film Jaka Sembung (1981). Pada tahun 1992, namanya mulai dikenal banyak orang sejak ia berperan sebagai Datuk Maringgih dalam sinetron lawas Siti Nurbaya (1992). Namanya tercatat telah membintangi 62 film bioskop pada tahun 1994. Berbagai film yang telah dibintanginya diantaranya, Gordel van Smaragd (1997), Peti Mati (2002), Suster N (2007), Tarzan ke Kota (2008), Karma (2008), Jeritan Kuntilanak (2009), Jinx (2010), Milli & Nathan (2011) dan 13 Cara Memanggil Setan (2011).

Selain mengajar dansa di beberapa kelas dansa di Jakarta, Damsyik juga mendirikan sekolah yang diberi nama Damsyik School of Dance. Damsyik kemudian menjadi ketua umum dansa setelah diakui sebagai olahraga oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sejak tanggal 12 Juli 2002. Damsyik menghembuskan nafas terakhirnya tepat pada tanggal 3 Februari 2012  di Rumah Sakit Depok dan ia dimakamkan di TPU Karet Bivak.

Artist (6 Movies)

Jun 22, 2015 (ID: 22041) By Dewanti

Comments are closed.